Jumat, 29 Mei 2009

OLimpiade kimia

Soal 7. (28 poin)
Dalam sistem periodik unsur-unsur, zat X dan Y adalah unsur-unsur non logam yang
terletak pada periode ke 3. senyawa hydorogen dari X dan Y adalah A dan B yng
mempunyai bobot molekular yang sama. Bila senyawa A dan B ini direksikan dengan
asam nitrat pekat, nitrogen dari asam nitratnya direduksi menjadi nitorgen monoksida
serta berbentuk senyawa C dan D; dimana dalam senyawa C ada unsur X dan D ada
unsur Y dengan memiliki tingkat oksidasi maksimumnya. Senyawa C dan D juga dapat
diperoleh melali rekasi oksida E dan F dengan air. Jumlah atom-atom oksida E adalah 3,5
kali lebih besar daripada jumlah atom-atom oksida F.
Pertanyaan :
(a) Tuliskan simbul dan nama unsur X dan Y serta senyawa A, B, C, D, E dan F.
(b) Tuliskan persamaan rekasi
(i) A + HNO3 ...................................................
(ii) B + HNO3 ...................................................
(iii) E + ....... C
(iv) F + ....... D
(c) hitunglah volume notrogen monoksida yang dihasilkan bila dengan tepat 1 dm3 dari
larutan HNO3 (64, % berat HNO3 dan 1,387g/cm3) bereaksi dengan jumlah yang
ekivalen dari senyawa B. perhitungkan ini dalam kondisi standar yaitu 1 mol gas
volumenya 22,4 dm3.

olimpiade kimia

Selasa, 26 Mei 2009

Latihan 4

1. Garam di bawah ini yang mengalami hidrolisis total adalah......
A. NaCl B.NaCN C. ZnCl2 D. Al2S3
2. Garam dibawah ini mempunyai pH > 7 adalah........
A.KNO3 B. (NH4)2SO4 C. CH3COOK D. Al(CH3COO)3
3. 50 ml Larutan asam klorida dititrasi dengan natrium hidroksida o,1 M. Diperoleh data hasil titrasi volume
natrium hidroksida : 20 ml, 22 ml, 21 ml. Maka konsentrasi asam klorida adalah.....
A.0,1 M B.0,25 M C. 0,042 M D. 0,025 M
4. Larutan di bawah ini yang mempunyai pH paling rendah adalah......
A. 100 ml HCl 0,1 M B. 200 ml NaOH 0,01 M C. 100 ml H2SO4 o,o2 M
D. 100 ml CH3COOH 0,1 M (ka=10-5 )
5. 100 ml asam cuka 0.01 M (Ka=10-5) dicampur dengan 100 ml KOH 0,1 M. Maka pH campuran adalah......
A. 5 B. 7 C. 9 D. 10

Minggu, 24 Mei 2009

latihan.3

1. Yang termasuk asam diprotik dibawah ini kecuali.......
A.asam sulfat B.Asam oksalat C.Asam karbonat D.asam Nitrat
2. Asam -asam dibawah ini tergolong kuat kecuali......
A.asam perklorat B.asam sulfat c.asam asetat D.asam klorida
3. Asam konyugasi dari H2O adalah.......
A.OH- B.H3O+ C. H2O+ D. H+
4. Sebanyak 5,4 gram logamtrivalen dilarutkan di dalam asam sulfat sehingga dihasilkan gas sebanyak 6,72 liter (stp). massa atom relatif logam tersebut adalah......
A.27 B. 30 C. 40 D.56
5. Semua logam dibawah ini tidak larut di dalam asam klorida encer kecuali.........
A.perak B.tembaga C. emas D.seng
6. sebanyak 0,37 gram Ca(OH)2 dilarutkan di dalam 100 ml larutan, maka pH larutan tersebut...
A. 2 B. 3 C. 11 D.12 E.13
7. Yang bukan merupakan sifat koloid di bawah ini..........
A.stabil B.dua fase C. Homogen D. tidak dapat disaring
8. Yang termasuk peristiwa koagulasi dibawah ini adalah...............
A. pemutihan gula B. cuci darah C. Pembentukan delta D. penghamburan cahaya
9. Peristiwa penghamburan cahaya oleh partikel koloid disebut........
A.efek tyndall B.Efek listrik C.gerak brown D.elektroforesis
10.Yang termasuk pembuatan koloid cara kondensasi dibawah kecuali.....
A.reaksi redoks B.peptisasi C. hidrolisis D. penggantian pelarut

Jumat, 22 Mei 2009

Struktur Virus HIV, daur Hidup dan inhibitor protease pada pasien







Adakah obat HIV / AIDS

Adakah Obat untuk HIV/AIDS Saat Ini?
Ditulis oleh Safri Ishmayana pada 11-07-2005
AIDS merupakan penyakit yang paling ditakuti pada saat ini. HIV, virus yang menyebabkan penyakit ini, merusak sistem pertahanan tubuh (sistem imun), sehingga orang-orang yang menderita penyakit ini kemampuan untuk mempertahankan dirinya dari serangan penyakit menjadi berkurang. Seseorang yang positif mengidap HIV, belum tentu mengidap AIDS. Banyak kasus di mana seseorang positif mengidap HIV, tetapi tidak menjadi sakit dalam jangka waktu yang lama. Namun, HIV yang ada pada tubuh seseorang akan terus merusak sistem imun. Akibatnya, virus, jamur dan bakteri yang biasanya tidak berbahaya menjadi sangat berbahaya karena rusaknya sistem imun tubuh.
Karena ganasnya penyakit ini, maka berbagai usaha dilakukan untuk mengembangkan obat-obatan yang dapat mengatasinya. Pengobatan yang berkembang saat ini, targetnya adalah enzim-enzim yang dihasilkan oleh HIV dan diperlukan oleh virus tersebut untuk berkembang. Enzim-enzim ini dihambat dengan menggunakan inhibitor yang nantinya akan menghambat kerja enzim-enzim tersebut dan pada akhirnya akan menghambat pertumbuhan virus HIV.
HIV merupakan suatu virus yang material genetiknya adalah RNA (asam ribonukleat) yang dibungkus oleh suatu matriks yang sebagian besar terdiri atas protein. Untuk tumbuh, materi genetik ini perlu diubah menjadi DNA (asam deoksiribonukleat), diintegrasikan ke dalam DNA inang, dan selanjutnya mengalami proses yang akhirnya akan menghasilkan protein. Protein-protein yang dihasilkan kemudian akan membentuk virus-virus baru.
Gambar 1A Struktur Virus HIV
Gambar 1B Daur hidup HIV
Obat-obatan yang telah ditemukan pada saat ini menghambat pengubahan RNA menjadi DNA dan menghambat pembentukan protein-protein aktif. Enzim yang membantu pengubahan RNA menjadi DNA disebut reverse transcriptase, sedangkan yang membantu pembentukan protein-protein aktif disebut protease.
Untuk dapat membentuk protein yang aktif, informasi genetik yang tersimpan pada RNA virus harus diubah terlebih dahulu menjadi DNA. Reverse transcriptase membantu proses pengubahan RNA menjadi DNA. Jika proses pembentukan DNA dihambat, maka proses pembentukan protein juga menjadi terhambat. Oleh karena itu, pembentukan virus-virus yang baru menjadi berjalan dengan lambat. Jadi, penggunaan obat-obatan penghambat enzim reverse transcriptase tidak secara tuntas menghancurkan virus yang terdapat di dalam tubuh. Penggunaan obat-obatan jenis ini hanya menghambat proses pembentukan virus baru, dan proses penghambatan ini pun tidak dapat menghentikan proses pembentukan virus baru secara total.
Obat-obatan lain yang sekarang ini juga banyak berkembang adalah penggunaan penghambat enzim protease. Dari DNA yang berasal dari RNA virus, akan dibentuk protein-protein yang nantinya akan berperan dalam proses pembentukan partikel virus yang baru. Pada mulanya, protein-protein yang dibentuk berada dalam bentuk yang tidak aktif. Untuk mengaktifkannya, maka protein-protein yang dihasilkan harus dipotong pada tempat-tempat tertentu. Di sinilah peranan protease. Protease akan memotong protein pada tempat tertentu dari suatu protein yang terbentuk dari DNA, dan akhirnya akan menghasilkan protein yang nantinya akan dapat membentuk protein penyusun matriks virus (protein struktural) ataupun protein fungsional yang berperan sebagai enzim.
Gambar 2 (klik untuk memperbesar)
Gambar 2 menunjukkan skema produk translasional dari gen gag-pol dan daerah di mana produk dari gen tersebut dipecah oleh protease. p17 berfungsi sebagai protein kapsid, p24 protein matriks, dan p7 nukleokapsid. p2, p1 dan p6 merupakan protein kecil yang belum diketahui fungsinya. Tanda panah menunjukkan proses pemotongan yang dikatalisis oleh protease HIV (Flexner, 1998).
Menurut Flexner (1998), pada saat ini telah dikenal empat inhibitor protease yang digunakan pada terapi pasien yang terinfeksi oleh virus HIV, yaitu indinavir, nelfinavir, ritonavir dan saquinavir. Satu inhibitor lainnya masih dalam proses penelitian, yaitu amprenavir. Inhibitor protease yang telah umum digunakan, memiliki efek samping yang perlu dipertimbangkan. Semua inhibitor protease yang telah disetujui memiliki efek samping gastrointestinal. Hiperlipidemia, intoleransi glukosa dan distribusi lemak abnormal dapat juga terjadi.
Gambar 3 (klik untuk memperbesar)
Gambar 3 menujukkan lima struktur inhibitor protease HIV dengan aktivitas antiretroviral pada uji klinis. NHtBu = amido tersier butil dan Ph = fenil (Flexner, 1998).
Uji klinis menunjukkan bahwa terapi tunggal dengan menggunakan inhibitor protease saja dapat menurunkan jumlah RNA HIV secara signifikan dan meningkatkan jumlah sel CD4 (indikator bekerjanya sistem imun) selama minggu pertama perlakuan. Namun demikian, kemampuan senyawa-senyawa ini untuk menekan replikasi virus sering kali terbatas, sehingga menyebabkan terjadinya suatu seleksi yang menghasilkan HIV yang tahan terhadap obat. Karena itu, pengobatan dilakukan dengan menggunakan suatu terapi kombinasi bersama-sama dengan inhibitor reverse transcriptase. Inhibitor protease yang dikombinasikan dengan inhibitor reverse transkriptase menunjukkan respon antiviral yang lebih signifikan yang dapat bertahan dalam jangka waktu yang lebih lama (Patrick & Potts, 1998).
Dari uraian di atas, kita dapat mengetahui bahwa sampai saat ini belum ada obat yang benar-benar dapat menyembuhkan penyakit HIV/AIDS. Obat-obatan yang telah ditemukan hanya menghambat proses pertumbuhan virus, sehingga jumlah virus dapat ditekan.
Oleh karena itu, tantangan bagi para peneliti di seluruh dunia (termasuk Indonesia) adalah untuk mencari obat yang dapat menghancurkan virus yang terdapat dalam tubuh, bukan hanya menghambat pertumbuhan virus. Indonesia yang kaya akan keanekaragaman hayati, tentunya memiliki potensi yang sangat besar untuk ditemukannya obat yang berasal dari alam. Penelusuran senyawa yang berkhasiat tentunya memerlukan penelitian yang tidak sederhana. Dapatkah obat tersebut ditemukan di Indonesia? Wallahu a’lam.
Pustaka:
Flexner, C. 1998. HIV-Protease Inhibitor. N. Engl. J.Med. 338:1281-1293
Patrick, A.K. & Potts, K.E. 1998. Protease Inhibitors as Antiviral Agents. Clin. Microbiol. Rev. 11: 614-627.
Cari Artikel

Tahun 2011 dinobatkan tahun kimia

Tahun 2011 dinobatkan sebagai Tahun Internasional Kimia 2011
Kata Kunci: , , , , ,
Ditulis oleh Soetrisno pada 19-03-2009
Kabar gembira buat semua pecinta kimia, karena dua tahun mendatang tepatnya tahun 2011 dinobatkan sebagai Tahun Internasional Kimia 2011 (International Year of Chemistry - IYC 2011 - Our Life , Our Future). Gagasan Tahun Internasional Kimia 2011 ini pertama kali dicanangkan pada bulan Agustus 2007 pada pertemuan umum The International Union of Pure and Applied Chemistry (IUPAC) di Turin Italia. Gagasan ini ternyata disambut baik oleh dewan PBB dan pada pertemuan PBB bulan Desember 2008, IUPAC dan Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO) menyetujui untuk merayakan tahun 2011 sebagai Tahun Internasional Kimia. Tahun 2011 juga bertepatan dengan peringatan 100 tahun penghargaan Nobel Prize Kimia untuk Mme Maria Sklodowska Curie, yang berarti juga peringatan akan kontribusi wanita ke ilmu sains.
Peranan kimia dalam kehidupan manusia begitu penting, seluruh materi baik padat, larutan dan gas tersusun dari berbagai unsur-unsur kimia dan bahkan seluruh proses kehidupan ditentukan oleh berbagai reaksi kimia. IUPAC dan UNESCO menyadari sudah saatnya untuk memperingati keberhasilan kimia dan sumbangannya bagi kehidupan manusia.
“Tahun Internasional Kimia akan meningkatkan apresiasi global terhadap perkembangan ilmu kimia dalam kehidupan kita dan masa depan kita. Saya berharap peringatan ini dapat meningkatkan kepedulian publik terhadap kimia dan meningkatkan ketertarikan kaum muda akan ilmu sains serta memberikan masa depan yang cerah bagi masa depan kimia”, sambutan dari Ketua the International Union of Pure and Applied Chemistry (IUPAC), Professor Jung-Il Jin pada pertemuan PBB.
“Saya menyambut kesempatan untuk memperingati kimia sebagai salah satu dasar dari ilmu sains,” ujar Koichiro Matsuura, Direktur Umum UNESCO, “Meningkatkan kepedulian publik terhadap kimia adalah suatu hal yang sangat penting dalam rangka menjawab tantangan pembangunan yang berkesinambungan. Adalah hal yang mutlak bahwa kimia berperan penting dalam membangun sumber alternatif energi dan menghidupi populasi dunia yang terus berkembang” tambahnya.
Dalam memperingati Tahun Internasional Kimia 2011 akan direncanakan berbagai aktivitas dan event baik regional, nasional dan internasional yang didukung baik dari asosiasi kimia nasional, institusi edukasi, industri, pemerintahan dan organisasi non-pemerintahan. Aktivitas dan event ini berusaha memperkenalkan kepada publik luas tentang peranan kimia, memberikan solusi terhadap tantangan global, dan membangun generasi muda yang peduli terhadap sains.
Situs chem-is-try.org juga akan turut aktif menyukseskan Tahun Internasional Kimia 2011 dengan berusaha bekerjasama dengan beberapa instansi yang peduli dengan sains. Jika kamu punya ide atau masukan untuk menyukseskan Tahun Internasional Kimia 2011, silahkan tulis pada bagian komentar artikel ini. Kami tunggu ide dan masukannya.

Latihan.2

1.100 ml HCl 0,05 M dicampur dengan Na2CO3 0,03 M
Tentukanlah : a). massa garam dapur terbentuk
b).Volume air terbentuk (stp)
c) Volume CO2 terbentuk pada suhu 25oC tekanan 1520 mmHg
d) Volume air terbentuk pada keadaan sama 5 liter NH3 massasanya 0,17 gram
2.Berapa gram Ca(CH3COO)2 terlarut di dalam 400 ml larutan supaya pHnya 8 + log 2
( Ka=10-5 )
3. Jika diketahui larutan jenuh M(OH)2 pHnya= 9 + log 5, tentukanlah Ksp
4. 100 ml NH4OH pHnya 9, kemudian ditambahkan air 150 ml. tentukanlah pH sekarang
( Kb=1,8 10-5)
5. 1,7 ml asam klorida pekat dengan massa jenis 1,2 gr/ml. kemudian ditambahakan air sebanyak 20 ml, kemudian dilarutkan ke dalam larutan perak nitrat. Jika endapan terbentuk 2,80 gram. Tentukanlah kadar asam klorida

Selasa, 19 Mei 2009

CINTA SEABAD

Kala sang fajar mengundang
indahnya pagi bertabur aroma pagi
saat cinta ku tlah tumbuh
seindah alam bernyanyi
kupeluk indah seakan tak lepas
ku lantunkan simponi nan merdu
kubisikkan diantara helaian rambutmu
seakan terpanah asmara seabad
mungkin kah akan indah selamanya
kucoba menerima sgala kekuranganmu
buatku kaulah segalanya
cintaku slamanya berlabuh
sampai alam ini tak bernyawa

RENUNGAN DIRI

Ditulis oleh Urip.WP.Com di/pada 3 Mei 2009

Sebuah renungan diri

Apakah aku tidak bisa membaca tulisan? Bukankah aku tidak buta huruf?!

Katanya buku adalah sumber ilmu pengetahuan, sehingga aku akan jadi banyak tahu. Apakah aku tidak punya buku atau apakah aku tidak sanggup membelinya?!

Katanya buku adalah sumber ilmu. Atau kita punya buku tapi tidak berusaha tertarik untuk membacanya? Lalu untuk apa kita memilikinya?

Kalau tidak tertarik lagi, berikan saja kepada orang yang memerlukan. Atau aku kesulitan menemukan orang yang berminat dengan buku yg ku punya tapi ku cuekin itu. Atau memang tak ada lagi orang yang punya ketertarikan dengan suatu tulisan di lembar-lembar bersih tanpa dosa.

Berapa buku yang aku punya? Tidak sedikit-kan? Berapa buku yang isinya benar-benar ku kuasai, ku pahami isinya sepenuhnya? …Tidak satupun? Pantas saja aku tidak pintar. Buku dibeli atau dimiliki bukan untuk dipajang saja kan?!

SOAL OSN KIMIA

OLIMPIADE SAINS NASIONAL Ke III

Kimia

SOAL ESSAY

BAGIAN II: Essay :

Kimia Fisik Anorganik

Soal 1. (14 poin)

Sebanyak 0,2234 g senyawa X yang mengandung karbon, hidrogen, nitrogen dan oksigen dengan formula umum CaHbNcOd, dibakar dengan oksigen berlebih dan menghasilkan gas CO2, H2O dan NO2. Gas-gas yang dihasilkan tersebut diperlakukan lebih lanjut untuk mengubah produk oksida nitrogen menjadi N2. Kemudian campuran gas CO2, H2O, N2 dan kelebihan O2 dilewatkan melalui tabung pengering CaCl2, yang setelah pengeringan selesai bertambah massanya sebesar 0,1984 g. Aliran gas kemudian dilewatkan kedalam air, di mana gas CO2 membentuk H2CO3. Larutan asam ini kemudian dititrasi sampai semua H+ habis bereaksi, dan ternyata diperlukan sebanyak 57,62 mL larutan 0,3283 M NaOH. Kelebihan O2 dihilangkan dengan mereaksikannya dengan logam tembaga dan N2 yang diperoleh ditampung dalam tabung sebesar 450,0 mL dengan tekanan 65,12 mmHg pada 25 °C. Telah ditentukan bahwa massa molar senyawa tersebut adalah 150 g.mol-1.

a. Berdasarkan percobaan tersebut maka:

i. Tuliskanlah dan setarakan persamaan reaksi pembakaran zat X tersebut.

ii. Apa peranan CaCl2 dalam percobaan tersebut, tuliskan reaksi yang terjadi.

iii. Tuliskan reaksi yang terjadi bila campuran gas tersebut dialirkan kedalam air.

Dari paparan di atas maka:

b. Hitunglah masing masing jumlah mol H2O, CO2, N2 yang dihasilkan.

c. Tentukan massa C, H, N, dan O dalam 0,2234 g senyawa X.

d. Tentukan rumus empiris senyawa X tersebut.

e. Tentukan rumus molekul senyawa X tersebut.

Jumat, 15 Mei 2009

lATIHAN KIMIA

1.Sebutkan yang termasuk asam kuat
2. Sebutkan 5 contoh asam diprotik
3.Asam konyugasi dari HCO3-
4.Basa konyugasi dari H2O
5.sebutkan indikator yang tepat untuk titrasi asam kuat dengan basa kuat serta asam lemah dengan basakuat
6.Sebutkan logam-logam yang tidak larut di dalam asam klorida encer
7.1,74 gram Ba(OH)2 dilarutkan didalam 500 ml larutan.Hitunglah pH
8.Jika diketahui Ka CH3COOH= 1 x10-5, 10 ml asam cuka 0,01 M kemudian ditambahkan airsebanyak 90 ml. Hitunglah pH
9. 100 ml NH4OH 0,2 M dicampur dengan 100 ml H2SO4 0,1 M.Hitunglah pH sebelum dan sesudah. (Kb=10-5)
10.Sebutkan 4 asam basa yang bersifat Hipotetis


SELAMAT MENCOBA.........